Postingan

Menampilkan postingan dengan label Poetry

PUISI : Benarkah Seorang Pembohong Besar (?)

Gambar
Photo by  Dev Asangbam  on  Unsplas h Benarkah Seorang Pembohong Besar ? By Kanta Lestari Hanya perkara kontak saja dapat menimbulkan trust issue Kurasa ia hanya ingin menjaga namanya Menjaga dia agar tidak mengecewakan orang lain Tapi ternyata tetap saja dia mengecewakan orang itu Benar nyatanya  Percuma memiliki niat silaturmi  Jika akhirnya berkabar untuk berpisah Jika akhirnya niat baik berakhir dianggap membohongi Silahkan anggap dia seorang pembohong besar Silahkan benci dan jauhi Tapi jangan harap semua akan seperti dahulu Jangan harap pembohong besar itu kembali Sebenernya akupun tak tahu, apakah bohong itu demi kebaikan? Atau kemunafikan manusia untuk menutupi kekurangannya? Tapi alahkah buruknya manusia yang terus menyalahkan dirinya  Padahal nyatanya semua itu proses belajar Semua orang pasti pernah salah, pernah berbohong, dan pernah merasa buruk  Tapi sudahilah, karena semua itu hanya akan merundungmu saja Semua hanya akan menghilangkan k...

PUISI : SEMUANYA AKAN BERUBAH

Gambar
  Photo by  Stefen Tan  on  Unsplash Semuanya Akan Berubah By Kanta Lestari Waktu begitu cepat berlalu Melihat prosesmu membuat badanku merinding Ku tau kau dari belajar terbang sampai akhirnya kau terbang begitu tinggi Benar nyatanya konsisten itu kuncinya Semua kegiatan yang selalu menghasilkan Anak kopi yang sekarang telah menjadi Tuan Kopi Terus berkembang tetap dengan prinsipnya Low profile but high impact Ku yakin pasti ada hal yang Tuhan rahasiakan Tentang semua proses yang ku lihat ini Tentang pertemuan kembali denganmu Dan Tentang semua tahapan yang ku lakukan Ku yakin semuanya akan berubah Perubahan sedikit namun pasti yang akan menghasilkan perubahan besar kemudian Entah apa namun terus aku jalani Jadi teruslah lakukan dengan tetap perbaikan-perbaikan kecil Taman Kencana, 17 Nov 22

PUISI : HATIKU SAKIT

Gambar
  Photo by  Anthony Tran  on  Unsplash Hatiku sakit By Kanta Lestari Ada yang salah di hati ini Ketika hati ini tak cocok padanya Seakan aku tak ingin dia lebih unggul Namun ku selalu menyadarkan bahwa aku harus bangga dengan perkembangannya Mengapa harus kesal mendengar orang yang tak kita suka disukai orang lain? Mengapa harus tak suka semua hal tentangnya ketika kita tak suka pribadinya? Ku rasa benar hatiku sedang tak baik-baik saja Dan malah otakku ikut memprovokasinya Sudahlah Lebih baik untuk fokus untuk diri sendiri Perbaiki diri dan rencanakan masa depanmu Siapkan masa tua mulai hari ini  Bukankah hal itu lebih baik dibandingkan terganggu dengan apa yang orang lakukan Kota Hujan, 17 Nov 22

PUISI | Poetry : Pain without words

Gambar
  Photo by Kelly Sikkema on Unsplash Pain without words Beautiful words Romantic act But serving doesn't mean loving Doing good doesn't mean being liked Soft heart Empty feeling Not a reason to fall in love easily It's also not to immediately believe A beautiful evening With bad news Send me the address The point address where it hurts but can't say any words

[POETRY] See you My Bus!

Gambar
Photo by Thomas Curryer on Unsplash See you My Bus! So many words I want to say About a feeling that doesn't know where to go I have visited every bus stop just to see the bus schedule Then I waited but it never came One day I see it's finally coming Yes, the bus I'm waiting for I missed the schedule last year I finally met him again The bus that I've always known But only that night I rode it Recognizing the smell and the atmosphere in it It's comfortable to stay But then I realized This comfortable bus is certainly not suitable for me I'm just a simple passenger Passengers who don't deserve to ride such a nice bus A few hours later I went down the steps of the bus Get off the bus And then turn around And hope Will the bus come back Back I ride But not just for a few hours But forever In my life Oh never mind See you my bus!

[PUISI] : Sampai jumpa Busku!

Gambar
Photo by Bhuwan Bansal on Unsplash Sampai jumpa Busku! Begitu banyak kata yang ingin ku ungkap Tentang rasa yang entah sedang menuju kemana Setiap halte telah kudatangi untuk sekedar melihat jadwal bus  Yang kemudian ku tunggu namun tak kunjung datang Suatu saat ku lihat akhirnya datang iya bus yang ku tunggu yang pernah kulewatkan jadwalnya di tahun lalu akhirnya ku bertemu kembali dengannya Bus yang padahal sejak dulu ku tahu Namun baru malam itu ku menaikinya Mengenali wangi dan suasana di dalamnya Nyaman rasanya untuk menetap Namun kemudian ku tersadar Bus senyaman ini tentunya tak pantas untukku Aku yang hanya penumpang sederhana Penumpang yang tak pantas menaiki bus sebaik itu Beberapa jam kemudian aku menuruni tangga bus tersebut Keluar dari bus  Dan kemudian menoleh  Dan berharap Akankah bus itu kembali  Kembali ku naiki Namun bukan hanya untuk beberapa jam Namun untuk selamanya Dalam hidupku Oh sudahlah Sampai jumpa busku!

[PUISI] : Si Paling Gigih

Gambar
  Si Paling Gigih Malam yang begitu hangat kala itu Saat udara kota ini tetap dingin Semilir angin membisikkan suatu kisah Ukiran kehidupan yang begitu menakjubkan Rasa sayang seseorang untuk keluarga yang begitu tulus Yang terasa walau tak dikata Apapun dijalaninya dengan penuh kerja keras Nada kehidupan yang membuatku sadar Ada mahkluk segigih dan setangguh engkau masih di akhir april di kota itu

[PUISI] Lukisan Malam Itu

Gambar
  Lukisan Malam Itu Seperti lukisan malam itu  Indah dipandang Namun sulit untuk disentuh Terasa nyaman Namun kemudian membuat ragu saat didekati Canda tawa yang bahkan tak pernah terbayangkan  Terukir dengan uniknya di lembar hari itu Malam sunyi dengan cctv kemacetan yang tak terlupakan Perlahan menyadarkanku tentang ketukan hati dipintu Orang bijak berkata bahwa kenyamanan yang utama Namun kurasa mungkin kau yang lebih utama Kehangatan hati yang dibersamai dengan kesyahduan malam itu lengkap sudah paket malam  untuk menghantar kenangan akan pertemuan Akhir April Jl Proklamasi

HIPTONIS PART 3 : SADARKU ADA DI PASAR BALI MESTER JATINEGARA

Gambar
Gang masuk ke pasar bali mester jatinegara SADARKU ADA DI PASAR BALI MESTER JATINEGARA Jalan sampai ke pasar seberang Jatinegara terus pas perjalanan itu ibunya bilang kamu bawa goodie bag atau enggak terus gak tau kenapa kebetulan hari itu aku bawa goodie bag terus tas akuu itu dimasukkan ke goodie bag. ibunya nitipin barangnya ke aku, aku bawa 4 tas 2 punya ibunya 2 punya ku, ibunya bilang “itu berat nggak?” terus dia bawain barang punya aku dan aku ngebolehin begitu saja barang aku diambil sama ibunya nggak tahu kenapa pikiran aku nggak kepikiran kayak ibu itu bakal nipu ke aku ataupun gimana  Pas di jalan aku sama sekali nggak lihat kanan-kiri aku cuman nunduk aja hanya dengar dan ikutin apa yang dibilang sama ibunya. Hati aku tuh bilang kalau misalnya ini aneh, ini nipu atau nggak tapi badan aku tuh kayak ngikutin apa yang ibunya katakan gitu loh (astaghfirulloh) Ibunya bilang kalau misalnya di pasar itu semuanya udah kenal ibunya terus dia nyapa tukang kacamata gitu. " hey ...

PUISI : KEKASIH NONA

Gambar
  Photo by Umar ben on Unsplash Kekasih Nona Oleh Kanta Lestari Dan kali ini kukabarkan kepadamu Era telah berubah Namun nona itu tak berubah Nyanyiannya selalu ku dengar Ia menyanyikan lagu tentang kekasihnya Selalu ku terhanyut dan terharu karenanya   Eka itu satu Kau pun tau itu Alunan nyanyian itupun mengatakan bahwa dia satu   Satu kekasih hatinya Hanya satu Oh wahai kekasih Tak ada yang lain hanya kau satu Tak sanggup ku jalani hidup tanpamu Andai kau disini bersamaku   Puitis memang ketika nona mengatakan kekasih satu Era sekarang jarang ku dengar kata kesetiaan lagu Ragu sempat ku rasakan ketika mendengarnya Walau begitu akhirnya aku sadar Ia sangatlah serius, tulus, dan yakin Raguku kian hilang karena ketulusan nona itu Aku sangat berharap nona bertemu lagi dengan kekasihnya   Indah diakhir Lagu nona kian hilang Usang berganti kebahagiaan  

PUISI : KEBAIKAN TAK NAMPAK

Gambar
Photo by René Porter on Unsplash Kebaikan Tak Nampak Oleh Kanta Lestari Nakal itu hanya kulit Ada kalanya kulit itu keras dan lembek Zebra pun ada putih dan hitam Elangpun bisa berbuat baik Raja kekocakan dan keanehan sejagat kurasa   Hampir semua hal dia pahami Indah pada waktunya Dan peka pada waktunya Dia pendiam dan misterius Anak yang terlalu mengikuti ketinggian tiang Yang selalu peduli tentang korsa dan alam Aneh sangat, mencemaskan suatu kewangian Hebat terkadang, hal yang akan lewat dan menjadi warna di canvas

PUISI : KAPAN KAU KEMBALI ?

Gambar
  Kapan Kau Kembali ? Oleh Kanta Lestari Membuatmu kembali tersenyum kembali ceria kembali tertawa dan kembali memanggilku itu tak mudah bahkan itu sangatlah sulit   kau tak berani menatapku lagi kau tak berani melihat ku lagi berbicara denganku lagi bahkan kau tak mau berurusan denganku lagi   apa mau mu ? sebenarnya apa maumu? apa yang salah padaku? atau kau yang sedang salah?   itulah pertanyaan yang selama ini berkecambuk dalam hatiku itu pertanyaan yg selalu ingin ku tanyakan namun kau yang selalu menghindar dan menjauh tak sempat ku tanyakan pertanyaan itu   atau mungkin aku tak berani oh entahlah lukisan senyuman di wajah sekarang telah hilang kupu kupu yang ceria di dada sekarang sudah hilang bahkan hati yng selalu merah sekarang berganti warna menjadi hitam   aku menanti kau sadar dan aku selalu menanti kau kembali  

PUISI : BANDUNG

Gambar
Photo by Hani Fildzah on Unsplash Bandung Oleh Kanta Lestari Kota yang asri Kota kembang julukannya Bahkan dulu kota ini sangat ku kagumi Kenyamanan dan ketentramannya selalu ku ingat Bandung Bagiku bukan hanya tentang kota Bukan hanya tentang Fashion Namun tentang keindahan, Cerita, dan Manusia Seorang manusia yang sangat ku kagumi   Manusia Baik dan buruk Kau pun pasti tau Ada manusia baik dan manusia buruk Tak ada yang salah Namun entahlah untuk sekarang Ketika ku dengar kota Bandung Otakku diam Tubuhku terpaku Hatiku dipenuhi rasa rindu Rindu Padanya Manusia baik yang sangat ku kagumi Manusia baik yang selalu mengajari dan mengingatkanku pada kehidupan Manusia itu Yang mempunyai nama unik Yang giat, tekun, dan selalu semangat Hatiku membara saat ini Oh sudahlah Ini berakhir dan semuanya telah hilang Lenyap entah kemana Ku yakin takdir dan aku percaya manusia itu kan selalu ada Dihatiku

PUISI : AKU KEMBALI

Gambar
Sudah Cukup Aku akan kembali Jujur pilihan atau bukan Namun aku sekedar mencobanya   Bereksperimen untuk tak jadi diri sendiri Sungguh itu hal yang salah Kini ku yakinkan diriku Kembali dan menjadi diri sendiri   Apapun kata orang Apapun penilaiannya Diriku tak akan berubah Tetap aku akan kembali   Tak sanggup ku tinggalkan kenangan yang harusnya bersamaku Tak sanggup ku lihat kenangan baik berlalu begitu saja   Hatiku sudah bulat Aku kembali  

PUISI : Rinduku "Seada-adanya"

Gambar
Orang bilang pengalaman itu berharga Orang bilang kenangan itu terasa Orang juga bilang bahagia itu indah Namun aku bilang bersamamu "seada-adanya" Jika air dilautan bisa ku hadiahkan Jika langit senja bisa ku kirimkan Dan jika langit malam bisa ku persembahkan Kurasa itu tak akan cukup untuk menebusnya Tebusan rasa yang amat suci Rasa yang bertambah tanpa berkurang Rasa yang selalu mengukir senyumanku Rasa yang hanya aku rasa untukmu Rindu Suatu kata yang tercipta, terukir, dan menetap Hanya dihatiku dan hanya untukmu Rasa yang hari ini menggenangi hati dan pikiranku Hati dan pikiranku tergenang Seperti banjir bandang yang amat dahsyat Dan hanya akan surut ketika kau datang Ketika dua pasang mata berjumpa Rindu Rasa yang tak akan membuatku mati Tapi membuat hatiku sesak, penuh dan menggebu Dan kau alasan rasa ini tercipta Karena kau dan rasa ini berharga "seada-adanya" Garut, 20 Juli 2019 Kanta Lestari

PUISI : Bunga Rinduku

Gambar
Photo by jessie daniella on Unsplash  Bunga Rinduku  Oleh Kanta Lestari  Berdiam bukan tak merindu  Berjarak pun bukan inginku  Bersedih aku tak ingin terjadi padamu  Namun ujian ini pastilah berlalu  Sadar itu memang selalu diakhir   Sedih diawal adalah ujian  Bahagia di akhir akan lebih manis  Tapi Rindu   Bagiku, rindu selalu ada   Di awal ataupun di akhir  Rindu datang tanpa permisi  Dan hilang tanpa pamit  Rindu bukanlah jelangkung  Bukan juga cinta   Tapi sebuah rasa yang manis  Rasa sayang yang menumpuk Rasa yang ketika diberikan akan memberikan kebahagiaan Rasa yang ketika dititipkan akan tersampaikan Rasa yang akan selalu membekas  Rasa yang sangat suci dan terjaga  Satu hal yang ku percaya  Ketika aku rindu  Aku hanya bisa mendo'akanmu  Jaga dirimu, sehat selalu, dan baik segalanya  Akhirnya aku sadar  Bahwa kuncinya adalah bersabar...

PUISI : KRI NANGGALA 402

Gambar
  sumber : kbknews.id Patroli Abadi Oleh Kanta Lestari Hari ini Burung itu datang dengan suratnya Mengabarkan suatu kepiluan 53 Pahlawan laut telah di dekapnya Dekapan hangat 838 meter dalamnya  Lautan mendekapnya karena begitu sayangnya ia Sekian hari telah mencarinya Awak kuat itupun kini terlihat Berpatroli di dasar laut Berbalik dan tersenyum Bertugaslah dengan tenang Pengabdianmu, pengorbananmu, abadi Jasamu kan selalu dirindu dan dikenang Selamat berpatroli KRI NANGGALA 402 on eternal patrol...  On Eternal Patrol  25 April 2021  #PrayforKRINanggala402 #KRINanggala402 Semoga 53 patriot laut kita husnul khotimah dan untuk keluarga patriot semoga selalu diberikan ketabahan. Aamiin ya alloh ya robbal'aalamiin 

PUISI : Semakin Dewasa

Gambar
Dokumentasi Pribad i Semakin Dewasa Oleh : Kanta Lestari Semakin berjalannya waktu Semakin bertambahnya usia Semakin dewasanya sikap Dan semakin banyak kekhawatiran Anak kecil ingin menjadi dewasa Orang dewasa ingin menjadi anak kecil Terkadang ya terkadang Hidup orang terlihat lebih Namun semua ini bukan tentang orang lain Bukan keadaan Bukan kesempatan Dan bukan perlakuan Tapi, tentang kita Diri, sendiri, hati Pikiran, tingkah, rasa Berani, mandiri, ikhlas Bogor, 23 March 2021

PUISI : TERSENYUMLAH

Gambar
Photo by Yuyeung Lau on Unsplash   Tersenyumlah oleh Kanta Lestari   Tak jarang ku lihat bayangan senyum mu indah tampan dan menawan dekat adalah kebahagiaan untukku   namun ketika kau diam dengan lukisan bibir kusut senyummu menjadi kusut dan wajahmu cember u t   Tersenyumlah jujur, tak kuasa ku melihatmu seperti ini ku pun juga tak ingin meninggalkanmu aku hanya meninggalkanmu tuk sementara tugas ini tak bisa ku ingkari bukan inginmku menmengesampingkanmu aku hanya ingin membereskan tugasku agar kemudian lama bersamamu  

PUISI : MERINDU

Gambar
Dokumentasi Pribadi   Merindu  Oleh Kanta Lestari Rindu Kerinduan Merindukan Rasa yg selalu hinggap dihati   Entahlah Akupun tak tau Rasa itu terbalas atau tidak   Satu yg aku percaya Ketika aku rindu Aku hanya bisa mendo'akanmu Jaga dirimu, sehat selalu, baik segalanya   Tapi aku merasa tak berhak bila aku katakan jaga hatimu Karena aku takut kecewa Takut terkena Sesuatu yg dihasilkan oleh indahnya ekspektasi   Wajar bila aku masih seperti ini Masih merasa harus memperdulikanmu Karena rasa yg belum terhapuskan Dan karena rasaku lebih besar dibanding pikiranku   Oh sudahlah aku paham Aku paham tapi aku tetap lakukan Aku benci Tapi itulah rasa   Rumit tapi tetap ingin Bertahan Memelihara Padahal sudah tahu tak akan tumbuh