Haruskah kita tetap sabar ketika terus mendapatkan fitnah?


Haruskah kita tetap sabar ketika terus mendapatkan fitnah?
Pertanyaan yang terus terngiang dipikiranku kala itu

Terkadang kita tetap sabar ketika ada fitnah yang menimpa kita
Di fitnah sekali, 2 kali, 3 kali mungkin kita masih sabar 
Tapi jika fitnah terjadi berulang sepanjang tahun, apakah aku harus tetap bersabar?

Sebenarnya berat rasanya ketika kita harus bersabar dari segala firnah yang menimpa
Sakit dan sedih, saat itu aku yang merasakan sampai tidak bisa berkata apa apa lagi
Aku hanya bisa menangis dalam do'aku

Orang bilang "Sabar ada batasanya"
Tapi nyatanya sabar itu tidak ada batasnya guys
"Batas dalam sabar itu ada karena manusia yang membuatnya"

Lalu bagaimana solusinya ?
Bagiku yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk bersabar, bertahan, dan akhirnya sakit dihati, aku hanya bisa menangis akhirnya
Aku sama sekali tidak mau membalas apapun fitnahannya
Aku hanya berdo'a semoga semua ini lekas usai
Dan aku berusaha untuk menjauh dari lingkungan tersebut

Akupun tidak berniat untuk meluruskan semua kebohongan di luar sana 
Karena aku percaya orang-orang yang benar benar mengenalku pasti tau bahwa semua itu tidak benar
Tapi nyatanya itu semua tidak benar guys 
Semua fitnahan dan kebohongan itu harus kita luruskan 
Ketika sudah diluruskan maka orang beranggapan apapun itu sudah terserah mereka

Tapi kemudian bagaimana jika yang memfitnah kita lebih dihormati orang orang, punya jabatan, dituakan, dan terkenal akan kebaikannya?
Karena semua usaha kita untuk meluruskan fitnahan itu tentu akan menjadi sia sia saja
Kita hanya orang baru, manusia yang baru berumuran 20 tahuan 
Siapa yang akan percaya kita ? 
Dan realitanya mereka tetap mempercayai yang memfitnah kita guys
Sakit rasanya, bahkan terlalu sakit, tapi inilah realita yang perlu kita pahami, yang perlu kita telan
Yakinlah semua ada waktunya, semua kebenaran akan menang pada akhirnya bukan?
Entah di dunia atau mungkin di alam lainnya

Jujur mungkin fitnah yang dirasakan setiap orang itu pasti berbeda beda
Dalam hal ini aku yang merasakan fitnah sebenarnya hanya fitnah yang kecil
Tapi entah kenapa itu tetap sakit, mungkin karena sering 😞
Fitnah berupa kata kata tidak benar mengenai perilaku dan perbuatanku 
yang dilontarkan beberapa orang di dunia kerjaku (so thats mean bukan hanya 1 orang)
Perilaku dan perbuatan yang akupun tidak pernah melakukannya
Padahal aku sudah berusaha sebaik mungkin, sesabar mungkin menghadapi mereka
Aku berusaha untuk selalu membantu mereka juga
Tapi tetap saja sebaik apapun kita, pasti ada saja orang yang tidak menyukai kita
Ada yang bilang "ga apa apa kita punya haters, Tuhan aja ada yang tidak menyukainya apalagi kita yang bukan apa apa ini" jujur kata kata ini cukup memberi semangat padaku

Dan aku lega semuanya sudah berhasil aku lewati, Alhamdulillah, pada akhirnya semua ini bisa kulewati hanya dengan satu kunci yaitu "Memaafkan".
Kata maaf yang tulus, yang kemudian menyerahkan semuanya kepada Alloh SWT💕 


 


Komentar